Insiden Kamar Mandi Membuat Pemain Center – Raptors Australia – Aron Baynes Keluar dari Olimpiade

Source : dailymail.co.uk

Ruang ganti tim seharusnya menjadi tempat perlindungan bagi para atlet. Di suatu tempat yang aman mereka bisa menjauh dari panasnya persaingan sambil berkumpul kembali untuk pertempuran yang selanjutnya.

Sayangnya untuk pemain bola basket Australia Aron Baynes, ketika dia menuju ke ruang ganti tim, itu jauh dari tempat perlindungan. Justru kebalikannya ketika ia menghampiri ruangan itu.

Baynes mengalami cedera leher di lapangan selama pertandingan Aussies melawan Italia pada hari Rabu, tetapi tidak sampai dia tergelincir di ruang ganti, impian Olimpiadenya secara resmi berakhir.

Source : apnews.com

“Itu adalah rangkaian peristiwa yang rumit,” kata Kepala Petugas Medis Australia Dr. David Hughes kepada wartawan pada hari Jumat. “Dia memang mengalami cedera selama pertandingan di lapangan, dan kemudian dia terpeleset di kamar mandi dan menderita cedera lebih lanjut.”

Toronto Raptor saat ini telah mencetak 14 poin hanya dalam waktu 14 menit melawan tim Italia itu sebelum ia terpaksa meninggalkan pertandingan.

Pelatih Australia Brian Goorjian awalnya optimis bahwa mereka akan memiliki orang besar kembali untuk mendorong medali, tetapi setelah tes lebih lanjut, ditentukan bahwa pria 34 tahun akan membutuhkan beberapa minggu untuk pulih dari musim gugur. Dia juga dibawa ke rumah sakit setempat untuk tes pencegahan tambahan.

Kekalahan Baynes merupakan pukulan telak bagi tim putra Australia yang ingin memenangkan medali Olimpiade pertama mereka. Mereka telah berada di puncak, finis keempat dalam empat Pertandingan terpisah, tetapi tidak pernah bisa mengatasi punuk terakhir.

The Boomers datang ke Tokyo dengan peringkat ketiga, siap untuk menempatkan masa lalu tanpa medali di belakang mereka.

Source : theaustralian.com.au

Australia memulai awal yang baik di Tokyo, memenangkan dua pertandingan pembukaan mereka di Grup B melawan Italia dan Nigeria. Mereka akan menyelesaikan pertandingan grup dengan menghadapi Jerman.

Tetapi tanpa pemain center mereka, kedalaman penyerang mereka akan diuji begitu mereka menghadapi persaingan yang lebih sulit, terutama melawan tim papan atas seperti Amerika Serikat dan Spanyol. Meskipun dia tidak akan hadir di lapangan, Baynes masih yakin rekan satu timnya akan bangkit untuk kesempatan itu.

“Saya, bersama dengan anggota tim lainnya, telah bekerja sangat keras dalam pencarian kami untuk medali Olimpiade yang bersejarah dan saya kecewa karena saya tidak dapat menyelesaikan perjalanan dengan anak-anak,” kata Baynes kepada wartawan. setiap keyakinan bahwa mereka akan menyelesaikan pekerjaan”.

Babak penyisihan grup bola basket putra berakhir pada 1 Agustus, dengan perempat final dimulai pada 3 Agustus.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*